Tak Berkategori

Perpisahan

Bumi, dari awal terciptanya sampai saat ini terus mengalami perputaran yang tiada henti. Begitu pula dengan hidup ini, yang selalu bergerak dinamis, tidak pernah berhenti walau sedetik pun.
Siapa yang datang pasti akan pergi, dan apa pun yang pernah hidup, pasti akan mati.

Masih teringat perkataan kakek buyut ku, ketika beliau dijenguk oleh para cucu dan cicitnya dengan membawakannya anggur sebagai oleh-oleh untukny.
Waktu itu beliau bilang “Sesuk eneh gawakno sing ireng-ireng ngono kuwi eneh yo”.
Yah, memang, anggur adalah sesuatu yang sangat mewah baginya.

Semalem dapat berita dari paman, bahwa kakek buyutku itu sudah bebasa dari segala penderitaan di dunia ini, sudah pergi untuk selama lamanya meninggalkan dunia yang fana ini.

Sebagai seorang cicit yang bisa dibilang paling disayanginya selagi beliau masih sehat, berdosakah diriku yang hingga akhir hayatnya belum bisa memenuhi permintaannya tersebut??

Aku tahu, aku sudah terlambat untuk bisa menyenangkannya. Aku tahu aku sudah tidak lagi bisa memberikan apa yang pernah dimintanya itu.

Ya Allah, ampunilah segala dosanya dan permudah segala urusannya di akhirat……

Amin

Incoming search terms:

kata kata untuk mengucapkan perpisahan kepada orang paling disayangi,ari kata inalilahi wa inaillahi rojiun,tulisan arab ilahi rojiun,perpisahan blog,Makna Inalillahi wa inailahi rajiun,makna inalillahi,kata inalillahi dalam hurup arab,kata inalilahi,huruf arab innalillahi wa innalillahi rojiun atau kata - kata ikut berduka cita,gambar simbol perpisahan

27 Responses to “Perpisahan”

  1. On Maret 5, 2009 at 7:56 am marsudiyanto responded with... #

    Ikut berbela sungkawa…
    Saya terkesan dengan permintaan terakhir itu…
    “Sesuk eneh gawakno sing ireng-ireng ngono kuwi eneh yo”.

  2. On Maret 5, 2009 at 2:52 pm suryaden responded with... #

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un….
    ganti dengan doa lebih afdol…

    • On Maret 6, 2009 at 12:28 am alief responded with... #

      @suryaden, bener mas…., sekarang hanya doa yang bisa saya kirim….

  3. On Maret 5, 2009 at 3:34 pm zee responded with... #

    Innalillahi wa inailahi rajiun. Turut berduka cita mas….

  4. On Maret 5, 2009 at 6:57 pm meylya responded with... #

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un….
    turut berduka cita mas

  5. On Maret 5, 2009 at 11:57 pm fanz responded with... #

    innalillahi wa innna illahi roji’uun..

  6. On Maret 6, 2009 at 1:41 am galuharya responded with... #

    turut berduka cita atas meninggalnya kakek buyut sampean

    semoga amal ibadahnya di terima oleh DIA

    amien

  7. On April 6, 2009 at 12:34 pm alief responded with... #

    innalillahi wainna ilai rojiun
    saya turur berduka cita ya mas semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah. dan diampini segala khilaf dan dosanya selama di dumia.
    amien

Trackbacks/Pingbacks

  1. Dennis Gabor | Alief's Blog - Juni 5, 2010

    [...] gelap dan berada dalam peti . Apakah google sedang berduka, atau ini tanda kalau google akan mati? Ah, akhirnya dengan klik gambar lambang google aku tau kalau tanggal ini, tepatnya tanggal 5 Juni [...]

  2. Dennis Gabor | Alief's Blog - Juni 5, 2010

    [...] gelap dan berada dalam peti . Apakah google sedang berduka, atau ini tanda kalau google akan mati? Ah, akhirnya dengan klik gambar lambang google aku tau kalau tanggal ini, tepatnya tanggal 5 Juni [...]

  3. Terima Kasih dan Maaf | Alief's Blog - Juli 1, 2010

    [...] Terima kasih, seuah kata yang teramat ringan, namun sebenarnya memiliki arti yang teramat dalam. Bagi kita yang dengan tulus mengucapkan kata tesebut, berarti itu adalah sebuah pengakuan bahwa kita telah menerima dan mengakui bahwa tiap menusia pasti membutuhkan oran lain. Dengan begitu, kita akan semakin tersadar akan pentingnya sebuah persahabatan dan pesaudaraan. [...]

Add your response to Perpisahan

Switch to our mobile site