Linux Mint 11 “Katya” RC

linux mint 11

Gambar dari linuxmint.com

Beberapa waktu lalu mendapat kabar bahwa linux mint telah mengeluarkan release candidate untuk linux mint 11 yang diberi kode nama “Katya“. Sebenarnya begitu mengetahui bahwa linux mint sudah mengijinkan untuk pengunduhan linux mint 11 ini aku ingin langsung mengunduh dan mencobanya, barang kali saja ada jodoh dan bisa mengatasi masalah yang menimpaku setelah aku membeli acer aspire 4750, yang mana saat menggunakan ubuntu dan anak turunnya selalu mendapat pesan bahwa vga yang aku gunakan, intel hd graphics 3000 diblacklist, sehingga kurang mampu untuk dimanfaatkan seoptimal mungkin, bahkan pada ubuntu 11.04 sendiri.
Tapi berhubung kurangnya pengetahuan, yang mana aku mengira sedang ada masalalah pada jaringan t*lkomsel, sehingga aku hanya bisa berada di jalur edge, aku akhirnya mengurungkan niatan untuk mencoba release candidat dari si Katya ini. Tak tahunya masalah sebenarnya ada pada setting modem yang aku gunakan yang mana dia merujuk pada penggunaan jalur 2G saja.

Setelah memperbaiki setting dan mengubahnya ke WCDMA prefered, akhirnya aku memantabkan tekad untuk mencoba linux mint 11 ini.

Setelah berhasil menggunakannya melalui live USB, beberapa hal yang aku rasakan.
Compiz yang sebelumnya penggunaan tidak optimal karena intel hd graphics 3000 di blacklist, pada linux mint 11 RC ini sudah bisa dipakai, alias si vga sudah terbebas dari daftar hitam. Yah, memang belum sebagus saat aku memakai acer aspire one A0531, tapi ini aku rasa adalah sebuah awal yang indah.
Selain itu aku masih merasakan adanya beberapa serangga yang menghinggapi release candidat ini, diantaranya ketidakmampuan me-mount drive yang berfilesistem ntfs, crash firefox. Selain itu beberapa tombol, sepeeti tombol OK dan cancel pada jendela pop un yang muncul saat melakukan setting tidak dapat di klik. Bugs lain, silakan diliat sendiri di laman resminya dan di pelaporan serangga di launchpad untuk linux mint.

Ya, sebatas itu saja tadi aku mencobanya.
Gambar? Gak ada.
Hoax? Percaya silakan, gak yo gk rugi didiriku.

Hahahahahahaha, jadi gak sabar nunggu release finalnya.

Incoming search terms:

vga tidakoptimal di linux