Saturday Jul 31
Mar
02/09
Perpisahan
Last Updated on Thursday, 5 March 2009 07:31
Written by alief
Monday, 2 March 2009 08:53

Bumi, dari awal terciptanya sampai saat ini terus mengalami perputaran yang tiada henti. Begitu pula dengan hidup ini, yang selalu bergerak dinamis, tidak pernah berhenti walau sedetik pun.
Siapa yang datang pasti akan pergi, dan apa pun yang pernah hidup, pasti akan mati.

Masih teringat perkataan kakek buyut ku, ketika beliau dijenguk oleh para cucu dan cicitnya dengan membawakannya anggur sebagai oleh-oleh untukny.
Waktu itu beliau bilang “Sesuk eneh gawakno sing ireng-ireng ngono kuwi eneh yo”.
Yah, memang, anggur adalah sesuatu yang sangat mewah baginya.

Semalem dapat berita dari paman, bahwa kakek buyutku itu sudah bebasa dari segala penderitaan di dunia ini, sudah pergi untuk selama lamanya meninggalkan dunia yang fana ini.

Sebagai seorang cicit yang bisa dibilang paling disayanginya selagi beliau masih sehat, berdosakah diriku yang hingga akhir hayatnya belum bisa memenuhi permintaannya tersebut??

Aku tahu, aku sudah terlambat untuk bisa menyenangkannya. Aku tahu aku sudah tidak lagi bisa memberikan apa yang pernah dimintanya itu.

Ya Allah, ampunilah segala dosanya dan permudah segala urusannya di akhirat……

Amin

Ingin langganan?Masukan alamat emailmu, dijamin tanpa spam


Join FriendFinder - Find Your Special Someone!

  • Share/Bookmark

26 Comments
  1. Commentsdenologis   |  Monday, 02 March 2009 at 22:21

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un….

    [Reply]

  2. Commentscipzto   |  Tuesday, 03 March 2009 at 02:59

    Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un
    semoga segala Amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Amin.

    [Reply]

  3. Commentswahyoe   |  Tuesday, 03 March 2009 at 03:55

    semoga arwahnya tenang di alam sana…

    [Reply]

  4. Commentseasy   |  Tuesday, 03 March 2009 at 08:07

    turut berduka cita. semoga arwah almarhum tenang dan damai dialamnya sekarang

    [Reply]

  5. Commentsalief   |  Tuesday, 03 March 2009 at 19:08

    terima kasih atas doanya…..

    hanya itu yang beliau butuhkan dari yang masih hidup….

    [Reply]

  6. CommentsHeLL-dA   |  Wednesday, 04 March 2009 at 02:56

    Turut berduka, Om..
    Btw, kakek buyut?
    Wow! Berarti umurnya panjang dong. ;)

    [Reply]

    alief Reply:

    @HeLL-dA, makasih ya…,
    umurnya sekitar seratus taon…

    [Reply]

  7. Commentstyas   |  Wednesday, 04 March 2009 at 04:26

    turut berduka cita ya…
    semoga arwah almarhum diterima Allah SWT.. amin..

    [Reply]

    alief Reply:

    @tyas, terimakasih doanya…

    [Reply]

  8. Commentssepur   |  Wednesday, 04 March 2009 at 10:16

    Ikut berduka cita.
    semoga almarhum diterima disisi Allah SWT.
    diterima segala amal perbuatanya dan diampuni semua dosanya.

    [Reply]

    alief Reply:

    @sepur, terima kasih atas doanya…

    [Reply]

  9. Commentsarifudin   |  Wednesday, 04 March 2009 at 20:07

    semoga amal baiknya diterima disisiNya. amin :)

    [Reply]

    alief Reply:

    @arifudin, terima kasih doanya mas…

    [Reply]

  10. Commentsdafhy   |  Wednesday, 04 March 2009 at 20:38

    semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya Amin

    [Reply]

    alief Reply:

    @dafhy, makasih doanya mas….

    [Reply]

  11. Commentsmarsudiyanto   |  Thursday, 05 March 2009 at 07:56

    Ikut berbela sungkawa…
    Saya terkesan dengan permintaan terakhir itu…
    “Sesuk eneh gawakno sing ireng-ireng ngono kuwi eneh yo”.

    [Reply]

    alief Reply:

    @marsudiyanto, namanya juga orang tua pak…..

    [Reply]

  12. Commentssuryaden   |  Thursday, 05 March 2009 at 14:52

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un….
    ganti dengan doa lebih afdol…

    [Reply]

    alief Reply:

    @suryaden, bener mas…., sekarang hanya doa yang bisa saya kirim….

    [Reply]

  13. Commentszee   |  Thursday, 05 March 2009 at 15:34

    Innalillahi wa inailahi rajiun. Turut berduka cita mas….

    [Reply]

  14. Commentsmeylya   |  Thursday, 05 March 2009 at 18:57

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un….
    turut berduka cita mas

    [Reply]

  15. Commentsfanz   |  Thursday, 05 March 2009 at 23:57

    innalillahi wa innna illahi roji’uun..

    [Reply]

  16. Commentsgaluharya   |  Friday, 06 March 2009 at 01:41

    turut berduka cita atas meninggalnya kakek buyut sampean

    semoga amal ibadahnya di terima oleh DIA

    amien

    [Reply]

  17. Commentsalief   |  Monday, 06 April 2009 at 12:34

    innalillahi wainna ilai rojiun
    saya turur berduka cita ya mas semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah. dan diampini segala khilaf dan dosanya selama di dumia.
    amien

    [Reply]

  18. CommentsDennis Gabor | Alief's Blog   |  Saturday, 05 June 2010 at 12:11

    [...] gelap dan berada dalam peti . Apakah google sedang berduka, atau ini tanda kalau google akan mati? Ah, akhirnya dengan klik gambar lambang google aku tau kalau tanggal ini, tepatnya tanggal 5 Juni [...]

  19. CommentsTerima Kasih dan Maaf | Alief's Blog   |  Thursday, 01 July 2010 at 00:15

    [...] Terima kasih, seuah kata yang teramat ringan, namun sebenarnya memiliki arti yang teramat dalam. Bagi kita yang dengan tulus mengucapkan kata tesebut, berarti itu adalah sebuah pengakuan bahwa kita telah menerima dan mengakui bahwa tiap menusia pasti membutuhkan oran lain. Dengan begitu, kita akan semakin tersadar akan pentingnya sebuah persahabatan dan pesaudaraan. [...]


Leave a Reply